Sosialisasi Permendagri 77 Tahun 2020

Pada Hari Selasa Sampai dengan Hari Rabu tanggal  8 sampai dengan 9 Juni 2021 bertempat di Gedung Serbaguna Kurnia Convention Hall Jl. Ir. Soekarno Ngawi  Badan Keuangan Kab. Ngawi ( Bakeu ) melaksanakan Sosialisasi  Peraturan  Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Acara Sosialisasi tersebut Dibuka oleh Sekretariat Daerah ( Setda )   Drs. Mokh. Sodiq Triwidiyanto, M.Si dan diteruskan Oleh Plt. Kepala Badan Keuangan Kab Ngawi Indah Kusumawardhani, S.Pt., M.Si. Acara Ssosialisasi Ini diikuti oleh seluruh SKPD yang ada dikabupaten  Ngawi.

Dengan Menghadirkan  Nara Sumber langsung Dari Kementrian Dalam Negeri  Diharapkan Peserta Sosialisasi dapat lebih Memahami Pengelolaan Keuangan Dengan Sistem Aplikasi Baru ( SIPD ) dan  berinteraksi Langsung mengenai kendala kendala yg terjadi  dalam implementasi Permendagri 77 tersebut dari hal perencanaan anggaran, penatausahaan dan pelaporannya.

Semua Peserta Sosialisasi mengikuti dengan seksama sampai akhir acara . Diharapkan dengan Adanya acara Sosialisasi tentang aturan-aturan yg baru, dapat menambah wawasan  para ASN dalam melaksanakan pelayanan public serta dapat menerbitkan kebijakan publik yang lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

WAJAR TANPA PENGECUALIAN

  •  Mendasar Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara: Gubernur/Bupati/Walikota menyampaikan Raperda tentang  Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD, berupa LKPD yang telah diaudit oleh BPK, Raperda tersebut disampaikan kepada DPRD paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun anggaran berakhir, LKPD disusun berdasarkan PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Salah satu indikator kualitas LKPD adalah Opini Pemeriksaan yang dilaksanakan oleh BPK.
  • Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 Pasal 191 ayat (2) yang menyatakan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan paling lambat 3 (tiga) bulan setelah Tahun Anggaran berakhir.
  • Pemerintah Kabupaten Ngawi telah menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2020 Unaudited ke Kantor BPK-RI Perwakilan Jawa Timur di Surabaya secara langsung pada hari Senin tanggal 29 Maret 2021.
  • Laporan Keuangan Pemerintah Daerah  merupakan hasil konsolidasi seluruh Laporan Keuangan OPD, yang selanjutnya LKPD melewati proses Audit oleh BPK sebagai Lembaga Negara yang memiliki kewenangan konstitusional melakukan Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.
  • Penyampaian Kelengkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah kepada BPK-RI terdiri atas 7 Komponen pendukung dan 7 Dokumen Laporan Keuangan, yaitu:
  • Pengantar LKPD TA.2020
  • Surat Pertanggungjawaban Kepala Daerah
  • Hasil Reviu Inspektorat
  • Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Ngawi (LKIP)
  • Laporan Keuangan BUMD (PDAM, PD.Sumber Bhakti, BPR Syari’ah)
  • Laporan Ikhtisar Dana Desa
  • Laporan Realisasi APBDesa
  • Laporan Keuangan Unaudited Kabupaten Ngawi, terdiri ;
  • LRA (Laporan Realisasi Anggaran)
  • LPSAL( Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih)
  • Neraca
  • LO (Laporan Operasional)
  • LAK (Laporan Arus Kas)
  • LPE (Laporan Perubahan Ekuitas)
  • CALK ( Catatan Atas Laporan Keuangan)
  • Pada tanggal 25 Mei 2021, Syukur Alhamdulillah, Hasil Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi mendapatkan predikat Opini “Wajar Tanpa Pengecualian” (WTP) ke-8 kali berturut-turut.
  • Opini WTP adalah penilaian tertinggi atas kualitas pengelolaan keuangan yang dianggap memenuhi kewajaran informasi yang didasarkan pada empat kriteria diantaranya; Kesesuaian Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Kecukupan Pengungkapan, Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan dan Efektifitas Sistem Pengendalian Internal.  
  • Pencapaian opini WTP bukan hanya mempertahankan predikat, tapi juga untuk memperbaiki sistem yang ada demi terwujudnya pemerintahan yang melayani, bersih dan transparan.
  • Meski mendapat Opini WTP ke-8 namun semua tetap butuh perbaikan kedepan, beberapa temuan signifikan yang harus ditindaklanjuti diantaranya; penatausahaan aset tetap belum memadai, terdapat kekurangan volume atas pelaksanaan paket pekerjaan belanja modal, terdapat pencatatan dan pertanggungjawaban BOS pada Sekolah Dasar yang masih belum memadai, terdapat pengelolaan Bantuan Pangan Non Tunai Daerah yang masih kurang memadai, kesemua bertujuan untuk kesejahteraan masayarakat.
  • Permasalahan lain saat ini anggaran mengalami pergeseran, refocusing karena situasi pandemi Covid-19, karena itulah semua kepala OPD terutama Pengguna Anggaran & Pengguna Barang beserta staf diminta lebih memperhatikan Pengelolaan Keuangan maupun Pengelolaan Barang Milik Daerah, secara lebih intens dan focus.
  • Peningkatan kualitas LKPD membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholders akuntansi Pemerintahan, Kualitas LKPD sebagai pertanggungjawaban APBD bergantung dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan anggaran, akuntansi Pelaporan, Pengawasan
  • Perlunya senantiasa melakukan perbaikan dalam pengelolaan keuangan daerah (regulasi/kelembagaan, kualitas SDM, IT dan SPI) Perlunya penyelesaian Tindak Lanjut rekomendasi BPK secara komprehensif dan memastikan tidak menjadi temuan berulang, Baiknya kualitas LKPD akan menjadi salah satu indikator baiknya pengelolaan keuangan daerah yang dilaksanakan Pemerintah Daerah.

Apel Perdana

Setelah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 H Tahun 2021 selesai, pada hari senin tanggal 17 Mei tahun 2021 segenap karyawan Badan Keuangan Kabupaten Ngawi ( Bakeu) melakukan Apel pembinaan staf sekaligus melakukan ritual Hari Raya Idul fitri yaitu saling memohon maaf dan memaafkan. Berbeda dengan Kebiasaan lama, di masa pandemi covid-19 ini budaya tersebut dilakukan tanpa kontak fisik secara langsung ( bersalaman ). Hal ini dilakukan sebagai mana anjuran pemerintah pusat sebagai salah satu cara berinteraksi di masa Pandemi .

Ibu Plt. Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngawi memimpin Apel Pembinaan Staf setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H Tahun 2021.

Plt. Kepala Badan Keuangan ( Indah Kusumawardhani S.Pt., M.Si) memberikan arahan kepada staf bakeu untuk selalu melaksanakan Prosedur Kesehatan ( Prokes) covid-19 dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun maupun hand sanitizer dalam melaksanakan tugas maupun pelayanan sehari hari.

Apel Pembinaan Staf

Bersamaan dengan apel ini, pelayanan terhadanp masyarakat sudah kembali beroperasi seperti biasa, kepada masyarakat yang datang diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan yg telah ditentukan di masa pandemi seperti sekarang ini. Harapannya dengan mematuhi prokes tersebut pelayanan tetap berjalan normal sekaligus rantai penyebaran virus yg telah menyita perhatian dunia ( covid-19 ) dapat diputus.

Monitoring Dan Evaluasi Pelaksanaan APDB Tahun 2019

Bertempat di Gedung Kesenian Komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi, Acara Monitoring dan Evaluasi ( Monev) Pelaksanaan APBD tahun 2019 yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 21 Oktober 2019, pukul 09.00 dihadiri oleh 47 SKPD dibuka langsung Oleh Bupati Ngawi ( Ir. Budi Sulistyo) dan Wakil Bupati Ngawi ( Ony Anwar, ST) serta Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi ( Drs. Mokh. Sodiq Triwidiyanto, M.Si) didampingi Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngawi Drs Bambang Supriyadi, M.Si .

Dari paling kiri (Drs. Mokh. Sodiq Triwidiyanto, M.Si (Setda), Ir. Budi Sulistyo (Bupati), Ony Anwar, ST (Wabup), Drs Bambang Supriyadi, M.Si ( Kepala Badan Keuangan)

Setelah Pemaparan Realisasi Anggaran oleh  Kepala Badan Keuangan Kab Ngawi, Bapak Bupati memberikan Evaluasi tentang Penyerapan Anggaran Sampai dengan Triwulan ke III. Bupati Ngawi mengharapkan adanya kepastian yang terjadwal berkaitan dengan penyerapan anggaran tahun 2019 dan  kebiasaan  belanja yang menumpuk pada akhir tahun anggaran untuk tahun yang akan datang  supaya di rencanakan  pada  awal tahun anggaran sesuai dengan anggaran kas masing- masing SKPD .

47 SKPD yang hadir

Diharapkan  dengan adanya evaluasi penyerapan  anggaran pada Triwulan IV tanggal waktu efektif 45 hari kerja maka semua kepala SKPD  untuk dapat menyelesaikan  penyerapan anggaran  sesuai batas waktu yang ditentukan pada tanggal 27 Desember 2019.

Jum’at Sehat

kepala Badan Keuangan Kab. Ngawi ( empat dari kiri)

Aktivitas Jum’at pagi setelah senam pagi, Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngawi  Drs. Bambang Supriyadi, M.si  selalu menyempatkan waktu disela-sela kesibukannya bersepeda sehat keliling Kota Ngawi Ramah. Tidak hanya bersepeda, olahraga yang dilakukan oleh karyawan dan karyawati yang di pimpin orang yg akrab di sapa pak Bambang ini sangat beragam. Dimulai lari bekeliling Lapangan Merdeka, bola voly, tenis, futsal, badminton dilakukan  oleh karyawan karyawati Badan Keuangan (BAKEU).

P. Bambang ( Kepala Badan Keuangan Kab. Ngawi)

Selain untuk menjaga kesehatan para karyawan dan karyawati BAKEU, olahraga pagi menjadi ajang silahturami, bercengkrama dan bersosialisasi antar pegawai di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi. Dari berbagai SKPD pun turut hadir si komplek Pendopo Kabupaten untuk melaksanakan senam pagi bersama, sebelum melaksanakan aktivitas kantor seperti biasa. Diharapkan dengan rutinitas jum’at sehat ini, dapat merangsang kesadaran akan pentingnya berolahraga.